Aplikasi Khusus Pengunjung Lokasi Kelahiran Yesus Bakal Diluncurkan

Nathania Riris Michico
Para pengunjung gereja di Betlehem yang diyakini sebagai tempat Yesus lahir pada 2.000 tahun lalu. (Foto: istimewa)

Seorang imam mengatakan, aplikasi itu hanya akan berlaku untuk kelompok-kelompok tur yang mengunjungi lokasi di Tepi Barat yang diduduki Israel. Namun kementerian pariwisata Palestina menyatakan aplikasi itu dibuat untuk semua orang.

Meski ada kekhawatiran kunjungan wisatawan menjadi lebih rumit, namun ketiga gereja yang berbagi kendali atas lokasi tersebut -Katolik, Ortodoks Yunani, dan Gereja Armenia- menyatakan aplikasi itu diperlukan.

"Ada kalanya kita melakukan doa khusus, perayaan, atau kelompok, atau dengan semua sekte yang berdoa," kata imam Ortodoks, Issa Thaljieh di luar gereja, seperti di luar gereja.

"Jadi tentu saja ada tekanan besar. Dengan aplikasi ini, semua orang akan tahu jam berapa untuk masuk dan grup mana yang ada, sehingga akan menjadi lebih teratur."

Gereja pertama dibangun di lokasi pada abad keempat, meskipun diganti setelah kebakaran pada abad keenam. Mosaiknya baru-baru ini dipugar dalam proyek besar.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
28 hari lalu

Menlu 8 Negara Kecam Keras Israel: Halangi Ibadah di Masjid Al Aqsa hingga Gereja Suci Yerusalem

Internasional
1 bulan lalu

Israel Masih Tutup Masjid Al Aqsa, Liga Arab Peringatkan Dampak Serius 

Internasional
2 bulan lalu

Israel Tutup Masjid Al Aqsa Hampir 2 Minggu, Ini Peringatan Keras Hamas

Internasional
2 bulan lalu

Iran Hujani Israel dengan Bom Klaster, Yerusalem dan Tel Aviv Mencekam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal