Arab Saudi Akhiri Jam Malam, Nasib Pelaksanaan Haji dan Umrah Belum Jelas

Anton Suhartono
Arab Saudi sudah mencabut jam malam namun pelaksanaan haji dan umrah belum diputuskan kapan dimulai kembali (Foto: AFP)

Haji seharusnya akan berlagsung pada akhir Juli dan jemaah biasanya sudah berdatangan ke Makkah sebulan sebelum itu yang berarti pada akhir Juni. Sementara itu pelaksanaan umrah ditiadakan sekitar 2 bulan sebelum haji.

Pesan terakhir dari pemerintah disampaikan pada April lalu yang meminta jemaah dari seluruh dunia menunda persiapan sampai ada pengumuman lebih lanjut. Disebutkan, kondisi wabah virus corona tidak bisa diprediksi kapan akan mereda.

Pada 2019, pelaksanaan haji diikuti lebih dari 2,5 juta jemaah dari dalam maupun luar negeri.

Pencabutan jam malam ini disambut dengan gembira oleh warga, meskipun diterapkan saat kasus Covid-19 masih terbilang tinggi.

"Kami senang dan di saat yang sama juga berhati-hati. Saya tidak memangkas rambut selama 5 bulan," kata Bashayer, seorang pelanggan salon di Riyadh, dikutip dari AFP, Senin (22/6/2020).

Pada Minggu, jumlah total kasus infeksi naik menjadi 157.612 orang, sebanyak 1.267 di antaranya meninggal.

Unit perawatan intensif di rumah sakit rujukan di ibu kota Riyadh maupun Jeddah ramai dengan pasien virus corona.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Haji dan Umrah
4 jam lalu

Kemenhaj: 10 Jemaah Haji Indonesia Meninggal di Arab Saudi, 70 Dirawat di RS

Internasional
2 hari lalu

Hantavirus di Kapal Pesiar Atlantik: Haruskah Publik Panik?

Haji dan Umrah
2 hari lalu

MasyaAllah, Jemaah Haji Berusia 103 Tahun Wujudkan Mimpi Sujud di Nabawi

Haji dan Umrah
3 hari lalu

Kisah Kang Surdi, Montir Banten yang Kini Jadi Sopir Bus Selawat 24 Jam di Makkah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal