RIYADH, iNews.id - Gedung pencakar langit ikon Riyadh, Arab Saudi, Kingdom Centre, mewajibkan sistem kerja jarak jauh bagi para penyewa mulai Minggu (18/10/2026), dipicu serangan kelompok Houthi Yaman ke ibu kota tersebut.
Terlebih, koalisi pimpinan Arab Saudi juga mengumumkan kematian dua personel militer untuk pertama kali sejak konflik terbaru meletus pada Juli lalu.
Menara setinggi 99 lantai, salah satu bangunan tertinggi di Arab Saudi, tersebut memberlakukan kebijakan kerja work from home (WFH) hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Para penyewa di Kingdom Centre antara lain mencakup raksasa jasa keuangan Merrill Lynch, perusahaan konsultan manajemen McKinsey, serta Dana Moneter Internasional (IMF).
"Harap diperhatikan bahwa pengaturan kerja jarak jauh bersifat wajib bagi seluruh karyawan kantor di Kingdom Centre, berlaku segera hingga pemberitahuan lebih lanjut," demikian pernyataan manajemen gedung dalam email, sebagaimana dikutip dari AFP, Senin (19/10/2026).