Arab Saudi Masuki Musim Dingin, Suhu Ekstrem hingga -4 Derajat Celsius

Anton Suhartono
Arab Saudi memulai rangkaian musim dingin yang cukup panjang pada Sabtu (21/12), diperkirakan berlangsung selama 89 hari (Foto: SPA)

Pada bagian itu Belahan Bumi Utara menjauh dari matahari, sehingga jam siang hari menjadi lebih pendek, sementara Belahan Bumi Selatan menikmati siang hari yang lebih panjang. 

Kutub Utara menjauh dari matahari pada titik balik matahari musim dingin. Matahari juga tampaknya mencapai titik paling selatan di langit, sehingga semua lokasi di utara khatulistiwa memiliki panjang hari kurang dari 12 jam, sementara wilayah selatan khatulistiwa memiliki panjang hari lebih dari 12 jam.

Pusat Meteorologi Nasional (NCM) Arab Saudi memperkirakan massa udara dingin di wilayah perbatasan utara, termasuk Tabuk, Al Jouf, dan Hail, mulai hari cakan mencapai minimum berkisar antara minus 4 hingga 0 derajat Celsius pada Sabtu hingga Selasa (24/12/2024).

NCM juga memperkirakan suhu akan turun lagi pada Sabtu mendatang di wilayah Tabuk, Al Jouf, Perbatasan Utara, Hail, dan Al Qassim, disertai dengan angin yang memicu badai pasir di wilayah Riyadh dan Provinsi Timur, hingga ke beberapa bagian wilayah Najran, selain beberapa bagian Makkah dan Madinah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Hadapi Serangan Houthi, Turki dan Pakistan Segera Kirim Pasukan ke Saudi

2 hari lalu

Arab Saudi Larang Warga Rekam Rudal Cegat Serangan Houthi

2 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah Hadapi Ujian Pertama, Houthi Jadi Target Perdana

3 hari lalu

Heli Angkatan Laut AS Hilang di Laut Merah Dekat Arab Saudi, Jatuh?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal