RIYADH, iNews.id - Arab Saudi menemukan harta katun baru, sekitar 110 juta ton bijih mengandung konsentrasi tinggi unsur logam tanah jarang dan uranium. Lokasi penemuan harta karun tersebut di wilayah Jabal Sayid, Madinah.
Penemuan itu disebut bisa menempatkan Jabal Sayid dalam jajaran proyek eksplorasi tanah jarang paling penting di dunia.
Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman mengumumkan hasil eksplorasi geologi di proyek Jabal Sayid dalam Konferensi Umum Badan Energi Atom Internasional (IAEA) di Wina, Austria.
“Eksplorasi dan studi geologi di proyek Jabal Sayid di Madinah telah mengungkap perkiraan sumber daya sekitar 110 juta ton bijih mengandung konsentrasi tinggi mineral tanah jarang, khususnya unsur tanah jarang berat, disertai konsentrasi uranium yang menjanjikan,” kata Abdulaziz, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (26/9/2026).
Angka tersebut merujuk pada total volume bijih, bukan 110 juta ton unsur tanah jarang atau uranium.