Arkeolog Temukan Wine Berusia 2.000 Tahun di Pemakaman Kuno China

Anton Suhartono
Dua guci wine yang ditemukan di China (Foto: Baidu)

Peneliti percaya wine itu terbuat dari biji-bijian yang difermentasi dan diproduksi pada periode yang sama dengan keberadaan makam. Wine yang pada masanya dikonsumsi oleh bangsawan zaman kuno China itu akan diteliti oleh ahli.

Namun Pan tidak merekomendasikan kepada siapa pun mencoba wine itu karena usianya mencapai 2.000 tahun.

"(Sebenarnya) dapat diminum, tetapi wine ini kemungkinan telah terkontaminasi," katanya, seraya menambahkan bahwa partikel-partikel dari guci bisa masuk ke dalam wine dari waktu ke waktu dan komposisinya mungkin telah berubah.

Selain guci wine, ada beberapa benda purbakala lain yang ditemukan. Dari 60 titik yang digali, 20 di antaranya ditemukan potongan-potongan giok. Beberapa dari benda itu menjadi harta nasional yang penting.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Terungkap! Ini Penyebab Komponen Jet Tempur Canggih Buatan AS F-35 Jatuh ke Tangan China

4 hari lalu

Nepal Bakal Kuras 4 Danau Buntut Banjir Bandang Tewaskan Ribuan Orang

5 hari lalu

Deretan Miliarder Baru Lahir dari IPO Tahun Ini, Siapa Saja?

6 hari lalu

Video Viral Tanboy Kun Nekat Makan Tahu Busuk dari China, Baunya Super Menyengat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal