Sementara itu, AS telah mengirim jawaban atas 14 poin tuntutan perdamaian yang baru. Jawaban itu diberikan melalui mediator Pakistan.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran Ismail Baghaei mengatakan, pemerintah sedang mempelajari respons AS tersebut.
Dia menegaskan prgram nuklir Iran tidak menjadi topik dalam negosiasi damai kedua negara, seluruh pembahasan berfokus pada upaya mengakhiri konflik militer yang berlangsung sejak 28 Februari lalu.
Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Iran Kazem Gharibabadi pada Sabtu lalu mengatakan, Iran telah menyerahkan rencana untuk mengakhiri konflik AS-Iran kepada Pakistan.
Rencana perdamaian itu terdiri atas 14 poin, di antaranya membahas ganti rugi perang serta mekanisme baru untuk mengatur pelayaran di Selat Hormuz.