Netanyahu sebelumnya juga menyerukan pengurangan ketergantungan Israel terhadap bantuan militer AS. Dia mendorong penguatan industri pertahanan dalam negeri agar Israel memiliki kemampuan lebih besar untuk memenuhi kebutuhan militernya secara mandiri.
Berdasarkan pakta yang ditandatangani Israel dan AS pada 2016, Washington berkomitmen memberikan bantuan militer senilai 38 miliar dolar AS selama periode 10 tahun yang akan berakhir pada 2028.
Besarnya nilai bantuan tersebut membuat kemungkinan penghentiannya menjadi tantangan bagi Israel, terutama dalam menjaga anggaran pertahanan dan memenuhi kebutuhan persenjataan di tengah konflik kawasan.