AS Akan Intervensi Pemilihan Pemimpin Iran yang Baru, Tak Ingin Rezim Berulang

Anton Suhartono
Amerika Serikat akan ikut campur dalam pemilihan pemimpin baru Iran (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Donald Trump menegaskan Amerika Serikat (AS) bakal ikut campur dalam pemilihan pemimpin baru Iran jika terjadi perubahan kekuasaan di negara tersebut. 

Langkah itu disebut untuk memastikan pemerintahan baru Iran tidak menjadi perpanjangan tangan rezim yang berkuasa saat ini.

Trump mengatakan, keterlibatan AS dalam proses pemilihan kepemimpinan baru Iran dianggap perlu agar siklus pemerintahan yang sama tidak terus berulang.

“Karena saya tidak ingin (rezim) berulang setiap 10 tahun,” kata Trump, kepada wartawan, seperti dikutip dari Sputnik, Minggu (8/3/2026).

Pernyataan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran. Trump sebelumnya juga membuka kemungkinan melakukan serangan darat ke Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pertama Kali, AS Akan Siarkan Langsung Eksekusi Mati dengan Regu Tembak

2 hari lalu

Wabah Pes di Rusia akibat Senjata Biologi? Ini Komentar Trump

2 hari lalu

Presiden Pezeshkian Jelaskan ke Putin, Kenapa Iran dan AS Tak Kunjung Berdamai

2 hari lalu

81 Pesawat Militer AS Rusak dan Hancur Selama Perang Melawan Iran, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal