AS Bakal Terapkan Larangan Visa bagi Pemukim Ekstremis Israel di Tepi Barat

Ahmad Islamy Jamil
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken. (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.id – Amerika Serikat (AS) berencana memberlakukan larangan pemberian visa bagi para pemukim Israel yang terlibat serangan ekstremis terhadap warga Palestina di Tepi Barat. Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu

The Washington Post, dengan mengutip seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri AS, melaporkan pada Jumat (1/12/2023) ini bahwa Blinken menyampaikan pernyataan tersebut dalam pertemuan tertutup dengan Netanyahu di Yerusalem. Dia juga mendesak Israel untuk mengambil tindakan hukum terhadap semua pelanggar hukum, termasuk warga Israel yang juga warga negara AS.

Menurut dia, larangan visa tersebut akan mencegah pemukim ekstremis melakukan perjalanan ke AS, meskipun mereka yang memiliki kewarganegaraan ganda AS-Israel tidak akan terpengaruh oleh kebijakan.

Menurut PBB, Tahun 2023 diperkirakan akan menjadi tahun paling mematikan bagi warga Palestina di Tepi Barat. Sebanyak 248 orang dibunuh oleh pasukan zionis dan pemukim Israel sebelum 7 Oktober lalu. 

Sejak itu, kekerasan terus meningkat secara signifikan. Warga Palestina yang menjadi korban jiwa akibat ulah pemukim ekstremis Israel pun terus bertambah.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Kemlu: Pasukan Indonesia ke Gaza Bukan untuk Misi Tempur

Nasional
5 jam lalu

Ma'ruf Amin Tak Masalah RI Gabung Board of Peace, Asal Perjuangkan Palestina Merdeka

Nasional
14 jam lalu

Airlangga Bantah Kesepakatan Tarif AS Disetujui usai RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Internasional
20 jam lalu

Dewan Perdamaian Gaza Ingatkan Peran Pasukan Stabilisasi Internasional Penting, tapi...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal