AS Bangun Pelabuhan di Gaza untuk Salurkan Bantuan, Janji Tak Akan Tempatkan Pasukan

Anton Suhartono
Militer AS akan membangun pelabuhan sementara di Gaza sebagai tempat untuk memasok bantuan kemanusiaan dari laut (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Militer Amerika Serikat (AS) akan membangun pelabuhan sementara di pantai Jalur  Gaza, Palestina, sebagai tempat untuk memasok bantuan kemanusiaan dari laut. Lebih dari 500.000 warga Gaza terancam kelaparan karena terhentinya pasokan bantuan.

Presiden Joe Biden mengumumkan rencana itu, Kamis (7/3/2024), di tengah tekanan kuat dari para politisi Partai Demokrat agar pemerintah melakukan sesuatu yang lebih untuk membantu Gaza. Mulanya AS ingin menjadikan Siprus sebagai basis pengiriman bantuan dari laut ke Gaza.

Biden mengatakan kepada Kongres telah memberikan pengarahan kepada militer untuk memimpin misi darurat pembangunan pelabuhan sementara di pantai Gaza. Pelabuhan itu akan menjadi pintu masuk pasokan makanan, air bersih, obat-obatan, serta tempat perlindungan sementara.

Meski demikian Biden menegaskan, tak ada pasukan AS yang akan ditempatkan di Gaza.

“Tidak ada pasukan AS yang akan mendarat,” tuturnya, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (8/3/2024).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 jam lalu

Tak Ada Pemenang Pemilu Israel, Akankah Oposisi Gandeng Partai Arab Gulingkan Netanyahu?

1 hari lalu

Pemilu Israel, Peneliti: Netanyahu Kalah Belum Tentu Hadirkan Perdamaian di Palestina

2 hari lalu

Komentari Pemilu Israel, Warga Gaza: Siapa pun yang Menang Tak Pengaruh

2 hari lalu

Kabur ke AS Setelah Kalah Pilpres, Flavio Bolsonaro Deklarasi Pemimpin Brasil yang Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal