AS Batalkan Kebijakan Cabut Visa Mahasiswa Asing terkait Covid-19

Ahmad Islamy Jamil
Kampus Harvard di AS (ilustrasi). (Foto: CNN)

WASHINGTON DC, iNews.id – Pemerintah Amerika Serikat akhirnya membatalkan kebijakan yang dirancang untuk mencabut visa para mahasiswa asing yang menjalani perkuliahan secara daring karena pandemi virus corona (Covid-19). Pembatalan kebijakan yang kontroversial itu disampaikan oleh salah seorang hakim federal setempat, Selasa (14/7/2020).

Universitas Harvard dan Institut Teknologi Massachusetts (MIT), dengan dukungan sejumlah lembaga lain, telah meluncurkan gugatan. Mereka meminta pengadilan mencabut perintah mahasiswa asing untuk pulang yang diumumkan oleh Departemen Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) pada 6 Juli lalu itu.

Presiden Harvard Lawrence Bacow menyebut aturan tersebut membuat pendidikan tinggi di AS kacau balau. Namun, hakim federal Allison Burroughs mengungkapkan, Pemerintah AS telah setuju untuk membatalkan kebijakan itu. “Serta implementasi arahannya,” kata dalam sidang yang berlangsung singkat seperti dilansir AFP, Rabu (15/7/2020).

Harvard dan MIT awal bulan ini telah meminta pengadilan untuk membatalkan perintah yang diumumkan ICE bahwa mahasiswa harus meninggalkan AS jika kelas mereka hanya diselenggarakan secara online alias daring.

Kebijakan itu dipandang sebagai cara pemerintahan Presiden Donald Trump untuk menekan institusi pendidikan yang terlalu berhati-hati membuka kelas kembali di tengah pandemi global Covid-19. Namun sejumlah universitas menyatakan dalam gugatan mereka bahwa perintah itu akan sangat merugikan mahasiswa, baik secara pribadi maupun finansial.

Ada lebih dari satu juta pelajar atau mahasiswa internasional yang menimba ilmu di AS pada tahun akademik 2018-2019, menurut Institute of International Education (IIE).

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
55 menit lalu

Trump Tunjuk Legenda Tinju Mike Tyson Jadi Duta Makanan Sehat

Internasional
2 jam lalu

Netanyahu Tegaskan Israel Gabung Dewan Perdamaian Gaza: Saya Sudah Tanda Tangan!

Internasional
3 jam lalu

Trump Ngotot kepada Netanyahu, Negosiasi Nuklir dengan Iran Harus Berlanjut

Internasional
4 jam lalu

Turki Peringatkan AS, Iran Bisa Lebih Nekat jika Diserang Kembali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal