AS Belajar Banyak dari Ledakan saat Uji Coba Rudal Rusia

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AFP)

Pemerintah di kota tetangga Nenoska, yakni Severodvinsk, sempat mengumumkan naiknya level radiasi usai ledakan pada Kamis pekan lalu. Anehnya, pengumuman soal adanya radiasi tiba-tiba dihapus dari situs web pemerintah kota keesokan harinya. Tak ada penjelasan soal ini.

Kementerian Pertahanan Rusia beberapa saat setelah ledakan terjadi menepis adanya kebocoran radiasi pada level membahayakan.

Para ahli menghubungkan ledakan itu dengan rudal jelajah bertenaga nuklir Burevestnik 9M730 atau dikenal NATO sebagai SSC-X-9 Skyfall. Rudal ini pernah disebut-sebut oleh Presiden Vladimir Putin pada awal tahun.

Ledakan terjadi di fasilitas uji coba rudal militer Rusia di pantai Laut Putih. Rudal itu sedang diuji coba di sebuah platform di laut saat bahan bakar roket tiba-tiba terbakar hingga memicu ledakan. Korban tewas merupakan staf Badan Tenaga Atom Rusia Rosatom. Mereka terempas ke laut akibat kuatnya ledakan. Selain itu, ada tiga Rosatom yang mengalami luka.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

MUI: Kesepakatan Damai AS-Iran Bisa Jadi Jalan Hentikan Kejahatan Israel di Palestina

57 tahun lalu

DPR Dorong Pemerintah Evaluasi Harga BBM Nonsubsidi usai Minyak Dunia Anjlok

57 tahun lalu

Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.725 per Dolar AS

57 tahun lalu

Trump Bantah Akan Bayar Ganti Rugi Perang ke Iran: Hoaks!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal