AS Berhenti Serang Iran, Trump Beri Instruksi Lanjutkan Perundingan

Anton Suhartono
Donald Trump menginstruksikan tim negosiasi untuk melanjutkan perundingan dengan Iran (Foto: AI)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menginstruksikan tim negosiasi untuk melanjutkan perundingan dengan Iran. Dia sebelumnya menyatakan, gencatan senjata dengan Iran telah berakhir, menandai dimulainya kembali konflik bersenjata.

Pembicaraan lanjutan dijadwalkan berlangsung Sabtu (11/7/2026) di Oman, demikian laporan CBS News, mengutip beberapa sumber pejabat AS.

Belum diketahui, apakah perundingan di Oman melibatkan negosiator utama kedua negara atau hanya tim teknis.

Dalam perundingan dengan Iran, juru runding utama AS dipimpin Wakil Presiden JD Vance, didampingi utusan khusus Trump Steve Witkoff, Menlu Marco Rubio, dan penasihat Gedung Putih yang juga menantu Trump Jared Kushner.

Laporan CBS juga menyebutkan AS akan merespons serta menggunakan pengaruh militer dan ekonomi terhadap Iran, jika terus melakukan tindakan permusuhan.

Konflik terbaru AS-Iran dipicu pengaturan lalu lintas Selat Hormuz. Iran menyerang tiga kapal tanker yang melintasi jalut perairan strategis itu pada awal pekan ini. AS kemudian merespons dengan menyerang beberapa wilayah pesisir Iran di Selat Hormuz pada Selasa (7/7/2026) malam.

Serangan itu dibalas Iran dengan menggempur pangkalan militer AS di Bahrain dan Kuwait. Kejadian yang sama berulang keesokan hari hingga ketegangan mereda pada Kamis malam.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
39 menit lalu

Gawat! Trump Mungkin Perintahkan Serang Iran Lagi

60 menit lalu

Berubah Pikiran, Trump Pertimbangkan Kirim Pasukan AS Bantu Saudi Serang Houthi

2 jam lalu

Iran Anggap Negara Teluk Saudara: Kok Sediakan Pangkalan Militer untuk AS?

2 jam lalu

Damaikan 8 Perang, Trump: Seharusnya Saya yang Dapat Nobel Perdamaian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal