AS Desak Saudi Terbuka soal Hilangnya Jurnalis Pengkritik Kerajaan

Anton Suhartono
Aktivis menggelar demonstrasi di depan kantor konsulat Saudi di Istanbul menuntut dibebaskannya Jamal Khashoggi (Foto: AFP)

Di antara tulisan Khashoggi yang membuat kerajaan marah adalah kritikan terhadap Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman.

Kontributor The Washington Post itu terakhir mendatangi kantor konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018, namun sejak itu tak keluar lagi.

Pria yang meninggalkan Saudi sejak tahun lalu dan kini menetap di AS itu datang ke kantor konsulat Saudi untuk mengambil dokumen terkait rencana pernikahannya dengan perempuan Turki.

Dua pejabat Turki, Senin (8/10/2018), mengungkap, Khashoggi telah dibunuh di dalam konsulat. Namun sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah.

Turki sudah meminta izin kepada pemerintah Saudi untuk memeriksa kantor konsulat, tapi belum ada respons.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Rudal Houthi Incar Gedung Perusahaan Minyak Saudi Aramco, Beberapa Lantai Rusak

4 hari lalu

Mohamed Salah Bakal Dapat Kewarganegaraan Turki dan Penghargaan Negara, Efek Transfer ke Trabzonspor 

8 hari lalu

Rudal Pertahanan Arab Saudi Cegat Drone Houthi di Makkah dan Madinah

9 hari lalu

Haji 2027 Dimulai 10 April, Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan hingga Pemulangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal