AS Disebut Bakal Terus Bikin Masalah bagi Moskow, Bahkan Setelah Rusia dan Ukraina Berdamai

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menjadi tuan rumah perundingan antara delegasi Ukraina (kanan) dan perwakilan Rusia (kiri) di Istanbul, Selasa (29/3/2022). (Foto: Reuters)

“Ada beberapa (negara) penjamin Perjanjian Minsk, dan mereka tidak melakukan apa-apa. Jadi untuk apa mengulangi kesalahan itu lagi?” ucapnya.

Untuk diketahui, Perjanjian Minsk adalah serangkaian perjanjian internasional yang dibuat untuk mengakhiri perang di wilayah Donbas, Ukraina, pascakonflik 2014. Menurut Moskow, perjanjian itu telah dilanggar oleh pihak Ukraina—yang berujung pada pengakuan kemerdekaan Donetsk oleh Rusia pada Feburari lalu.

Putin dan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, sudah berkali-kali mengatakan bahwa memercayai Barat adalah sebuah kesalahan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Drone Rusia Hantam Peron Stasiun Kereta Ukraina, 13 Orang Tewas

1 hari lalu

Hari Pertama Bertempur, WNI Tentara Bayaran Rusia Tewas di Ukraina

1 hari lalu

Kabur ke AS Setelah Kalah Pilpres, Flavio Bolsonaro Deklarasi Pemimpin Brasil yang Baru

1 hari lalu

Kalah dari Lula da Silva, Capres Brasil Flavio Bolsonaro Kabur ke AS untuk Hindari Kasus Korupsi?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal