WASHINGTON, iNews.id - Militer Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan besar-besaran ke Selat Hormuz, Iran, Selasa (1/9/2026) malam waktu setempat. Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi pasukannya menyerang bebetapa target di dekat Selat Hormuz, seraya memperingatkan negara itu agar tidak membalas.
"Amerika Serikat, saat kami berbicara ini, sedang menyerang target-target Iran di dekat Selat Hormuz," tulis Trump, di platform Truth Social.
Trump menyebut serangan tersebut sebagai "besar dan kuat". Dia menjelaskan serangan itu sebagai balasan atas apa yang disebutnya sebagai upaya Iran yang gagal untuk memasang ranjau laut di selat tersebut.
Trump juga menyinggung serangan rudal Iran terhadap pangkalan militer AS di Yordania pada Senin (31/8/2026) dengan menyebut delapan rudal Iran berhasil dirontokkan.
Lebih lanjut dia mengatakan, setiap serangan balasan dari Iran akan direspons dengan lebih keras.