Timur Tengah Memanas, Kedubes dan Perusahaan AS Jadi Target Serangan Iran
TEL AVIV, iNews.id - Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran terlibat aksi saling serang. Di tengah eskalasi tersebut, Iran dan kelompok-kelompok pendukungnya disebut berpotensi menargetkan fasilitas diplomatik, perusahaan, serta kepentingan AS lainnya di kawasan dan luar negeri.
Kedutaan Besar (Kedubes) AS di Israel bahkan mengeluarkan peringatan perjalanan terbaru bagi seluruh warga negaranya di Timur Tengah pada Selasa (1/9/2026). Peringatan tersebut dikeluarkan karena lingkungan keamanan dinilai semakin kompleks dan terdapat kemungkinan eskalasi yang tidak terduga.
“Karena ketegangan di Timur Tengah, lingkungan keamanan tetap kompleks dengan potensi eskalasi yang tidak terduga,” bunyi pernyataan Kedubes AS, seperti dikutip Anadolu, Rabu (2/9/2026).
Dalam peringatannya, Kedubes AS menyebut fasilitas-fasilitas diplomatik AS, termasuk yang berada di Timur Tengah, dapat menjadi target serangan Iran.
Bukan hanya fasilitas diplomatik, Iran dan kelompok-kelompok proksinya dapat menyasar kepentingan AS lainnya di luar negeri. Target potensial tersebut mencakup lokasi yang berkaitan dengan AS dan warganya, termasuk bisnis serta lembaga-lembaga lainnya.