AS Incar Uranium Iran, Tak Sudi Ada Program Nuklir Sekecil Apa pun

Anton Suhartono
Amerika Serikat mengincar seluruh persediaan uranium yang diperkaya milik Iran dalam proposal kesepakatan damai terbaru (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) mengincar seluruh persediaan uranium yang diperkaya milik Iran dalam proposal kesepakatan damai terbaru. Presiden Donald Trump juga menegaskan, Washington tidak menginginkan program nuklir Iran tetap berjalan, sekecil apa pun, termasuk fasilitas bawah tanah.

Trump mengatakan kesepakatan damai dengan Iran harus mencakup transfer stok uranium Iran langsung ke AS. Selain itu, Teheran diwajibkan menghentikan seluruh program nuklir bawah tanahnya sebagai bagian dari syarat utama perundingan.

Dalam pernyataannya, Trump menegaskan pembekuan pengayaan uranium Iran hingga batas 3,67 persen seperti yang diatur dalam perjanjian nuklir Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) tidak lagi cukup bagi AS.

JCPOA diteken Iran bersama AS, Rusia, China, Inggris, Prancis, dan Jerman, pada 2015. Namun Washington, di pemerintahan Trump periode pertama atau pada 2018, keluar dari kesepakatan itu dan kembali menjatuhkan sanksi keras terhadap Teheran.

Trump sebelumnya memberi sinyal kesepakatan damai dengan Iran bisa dicapai dalam waktu seminggu atau sebelum kunjungannya ke China pada 14-15 Mei mendatang untuk bertemu Presiden Xi Jinping.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ini Pemicu Konflik AS-Iran Terbaru, Perang Skala Penuh di Depan Mata

57 tahun lalu

AS Serang Iran Lagi, Bandara Jadi Target

57 tahun lalu

Trump Ancam Serang Lagi, Iran Akan Tutup Total Selat Hormuz

57 tahun lalu

AS Batalkan Gencatan Senjata, Ini Tanggapan Keras Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal