AS-Iran Berunding Hari Ini, Trump Bujuk Netanyahu Kurangi Serangan ke Lebanon

Anton Suhartono
Donald Trump membujuk Benjamin Netanyahu untuk menahan serangan Israel ke Lebanon menjelang negosiasi damai dengan Iran (Foto: AP)

Trump pada Selasa (7/4/2026) malam waktu Washington DC mengumumkan gencatan senjata dua arah dengan Iran selama 2 pekan. Namun hanya beberapa jam setelah pengumuman itu, Israel melancarkan serangan udara besar-besaran ke wilayah Lebanon selatan.

Serangan tersebut menargetkan sejumlah kawasan permukiman, termasuk Kota Tyre, dan menyebabkan korban jiwa dalam jumlah besar. Tercatat 182 orang tewas dalam sehari, dan jumlah korban meningkat menjadi lebih dari 300 orang hingga Jumat (10/4/2026).

Trump kemudian menyatakan bahwa penghentian serangan Israel di Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan dengan Iran, karena menganggap kedua konflik itu terpisah. Namun Iran menolak klaim tersebut dan menuding serangan Israel sebagai bentuk pelanggaran terhadap gencatan senjata.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Trump Disebut sebagai Presiden Paling Banyak Diserang dalam Sejarah AS

Nasional
20 jam lalu

Diplomasi Selat Malaka: Memaksa Para Pihak Berkonflik Buka Selat Hormuz

Buletin
20 jam lalu

Cole Tomas Alle Pelaku Penembakan Acara Trump Ternyata Peraih Gelar Master Ilmu Komputer

Internasional
21 jam lalu

Sosok Cole Allen Pelaku Penembakan Acara Trump, Lulusan S2 Ilmu Komputer yang Jadi Guru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal