AS Jatuhkan Sanksi Baru bagi Iran, Incar Perusahaan Perkapalan dan Maskapai

Anton Suhartono
Mike Pompeo (Foto: AFP)

Hukuman juga akan dikenakan terhadap perusahaan asing maupun pemerintahan yang melakukan kerja sama bisnis dengan entitas Iran yang masuk dalam daftar penerima sanksi, termasuk pembekuan aset apa pun yang mereka miliki di wilayah hukum AS.

"Sanksi ini untuk memberi tahu dunia bahwa mereka yang melakukan transaksi gelap dengan perusahaan-perusahaan ini akan menghadapi risiko akibat perbuatan mereka sendiri," kata Menlu Mike Pompeo, dikutip dari Associated Press, Kamis (12/12/2019).

Sementara itu juru bicara perwakilan Iran di PBB, Alireza Miryousefi, dalam cuitannya mengatakan, sanksi ini secara langsung menargetkan mata pencaharian rakyat Iran. Namun dia menegaskan rakyat Iran tidak akan takut dengan tekanan kekuatan asing.

"Ini merupakan bentuk lain dari #economicterrorism AS terhadap Iran yang tidak akan pernah tertipu oleh airmata buaya AS," ujarnya.

Ironisnya di saat bersamaan, Pompeo juga menyampaikan bahwa pertukaran tahanan antara AS dan Iran akhir dapat mengarah pada dialog kedua negara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Zohran Mamdani Gunakan Alquran Milik Kakek untuk Pelantikan Wali Kota New York

Internasional
19 jam lalu

Dilantik Pakai Alquran di Stasiun Tua, Zohran Mamdani Resmi Jabat Wali Kota New York

Internasional
21 jam lalu

Ini Penyebab Utama Demonstrasi Besar-besaran di Iran

Internasional
23 jam lalu

Iran Diguncang Demonstrasi Besar-besaran, Toko dan Tempat Usaha Tutup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal