AS Kembali Gempur Yaman, Serang Fasilitas Rudal Balistik Houthi

Anton Suhartono
AS menyerang posisi Houthi di Yaman (Foto: US Centcom)

WASHINGTON, iNews.id - Militer Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan ke posisi kelompok Houthi di Yaman, Selasa (16/1/2024). Serangan ditujukan ke fasilitas rudal balistik anti-kapal Houthi itu dilakukan setelah rudal menghantam kapal milik Yunani di Laut Merah.

Gedung Putih mengklaim serangan lanjutan AS itu menghancurkan rudal balistik Houthi yang siap diluncurkan. Disebitkan ada empat rudal anti-kapal Houthi yang terkena serangan.

"Kami tidak ingin memperluas masalah. Houthi punya pilihan yang harus diambil dan mereka masih punya waktu untuk membuat pilihan yang tepat, yaitu menghentikan serangan sembrono ini," kata Juru Bicara Gedung Putih, John Kirby, dikutip dari Reuters.

Kelompok Houthi sebelumnya menegaskan tak gentar dengan serangan AS dan Inggris ke wilayahnya. Mereka akan tetap menyerang kapal-kapal Israel atau terkait dengan negara Yahudi itu yang melintasi Laut Merah atau Laut Arab. Serangan itu merupakan bentuk solidaritas kepada warga Jalur Gaza, Palestina, yang menjadi target serangan Israel.

Gangguan terhadap pelayaran di Laut Merah mendorong kenaikan harga barang-barang konsumen di Eropa. Dua kepala kelompok perbankan internasional yang menghadiri Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, mengungkapkan kekhawatiran krisis ini akan menyebabkan tekanan inflasi yang pada akhirnya menunda atau membalikkan penurunan suku bunga yang bisa membahayakan harapan soft landing ekonomi AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
8 jam lalu

Viral! Rudal Patriot AS Nyasar Hantam Rumah Warga Bahrain, Gagal Cegat Drone Iran

Internasional
11 jam lalu

Video Buktikan Rudal Tomahawk AS Hantam Sekolah di Iran, Tepis Pernyataan Trump

Internasional
13 jam lalu

Rekaman Ungkap Detik-Detik Rudal Tomahawk AS Hantam Sekolah di Iran Tewaskan Ratusan Siswi

Internasional
14 jam lalu

104 Kru Kapal Perang Iran Tewas akibat Serangan Torpedo Kapal Selam AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal