Sementara itu Politico melaporkan, enam sampai delapan unit tank Abrams kemungkinan tiba di Ukraina pada September.
Militer AS sedang melatih personel Ukraina yang akan mengoperasikan tank Abrams di Jerman sejak Mei lalu. Pelatihan berlangsung selama 10 pekan dan harus selesai bulan ini.
Awalnya, Departemen Pertahanan AS (Pentagon) akan mengirim Abrams varian M1A2 yang lebih modern. Namun pada Maret lalu mengubah rencana, menggantikannya dengan M1A1.
Teknologi yang sensitif dari tank tersebut sudah dilucuti sebelum dikirim ke Ukraina. Tujuannya untuk mengantisipasi jika tank direbut pasukan Rusia.
Laporan Newsweek mengungkap, fitur canggih yang dicabut di antaranya sistem pelindung bagi juru tembak dan komandan serta pelincung anti-peluru.