AS Kirim Tank ke Ukraina, Korut: Bikin Situasi Dunia Tak Stabil

Anton Suhartono
Korut menkritik rencana AS mengirim tank Abrams A1 ke Ukraina (Foto: Reuters)

SEOUL, iNews.id - Korea Utara (Korut) kembali menentang langkah Amerika Serikat (AS) yang akan mengirim tank ke Ukraina. Kali ini Direktur Urusan AS Kementerian Luar Negeri Korut Kwon Chung Keun menyebut langkah itu sebagai kejahatan yang tidak etis.

"AS bekerja keras untuk memasok senjata ofensif seperti (tank tempur) ke Ukraina dengan biaya berapa pun, tanpa menghiraukan perhatian dan kritik masyarakat internasional. Ini adalah kejahatan tidak etis yang bertujuan membuat situasi internasional tidak stabil," kata Kwon, dalam pernyataan yang disiarkan kantor berita KCNA, Minggu (29/1/2023).

Dia mengaitkannya dengan tuduhan AS yang menyebut Korut membantu Rusia dengan persenjataan dalam perang di Ukraina. Tuduhan itu disebutnya sebagai rumor tidak berdasar guna membenarkan bantuan militer AS ke Ukraina.

"Provokasi besar yang tidak akan pernah dibenarkan," kata Kwon.

Sebelumnya, Kim Yo Jong, adik perempuan pemimpin Korut Kim Jong Un, mengecam rencana AS mengirim tank tempur Abrams M1 ke Ukraina. Menurut dia, AS telah melangklah lebih jauh melampaui batas demi memenangkan hegemoni melalui perang proksi.

Pada Desember lalu, AS menyebut Korut telah menyelesaikan pengiriman awal senjata yakni roket infanteri dan rudal ke perusahaan militer swasta Rusia, Wagner Group.

Perusahaan yang juga bergerak dalam menyediakan tentara bayaran itu diketahui ikut berperang di Ukraina dan berhasil meraih kemajuan dengan menduduki beberapa wilayah di Luhansk.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran

6 jam lalu

Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Negara-Negara Arab, jika..

7 jam lalu

AS Akui Rudal Iran Makin Canggih, Gagal Dicegat Sistem Pertahanan

13 jam lalu

Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal