AS-Korsel Hentikan Latihan Militer Gabungan, Korut Harus Tepati Janji

Nathania Riris Michico
Latihan militer gabungan antara tentara AS dan Korsel. (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel) sepakat menangguhkan latihan militer bersama mereka yang sedianya digelar pada Agustus mendatang. Hal itu dikonfimasi oleh pejabat Korsel dan AS.

Keputusan itu ditetapkan setelah Presiden Donald Trump berjanji mengakhiri latihan perang, usai pertemuan bersejarahnya dengan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un pada pekan lalu.

Pihak Gedung Putih pada Senin (18/6), menegaskan akan menghentikan latihan militer dengan Korsel jika Korut bertindak dengan iktikad baik. Korut, disebut pihak Gedung Putih, harus menerapakan kesepakatan yang telah disetujui.

Selain itu, jika Korut gagal memenuhi janjinya terkait denuklirisasi, maka latihan gabungan akan kembali diadakan.

Penangguhan itu hanya akan memengaruhi latihan gabungan, bukan pelatihan militer rutin. Calon Dubes AS untuk Korsel, Harry Harris, mengatakan penangguhan hanya akan berlaku pada latihan militer skala besar, sedangkan pelatihan reguler pasukan AS di Korsel akan berlanjut.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
26 hari lalu

Iran Gelar Sayembara Rp535 Juta Tangkap Tentara AS, Ini Alasannya

26 hari lalu

Iran Gelar Sayembara Rp535 Juta bagi yang Bisa Bunuh atau Tangkap Tentara AS

30 hari lalu

7 Tentara AL AS Tewas dalam Bentrokan Maut di Kapal Induk USS Abraham Lincoln

4 bulan lalu

Bertambah, Jumlah Tentara AS yang Tewas Selama Perang Iran Jadi 14 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal