AS Kurangi Staf Kedubes di Irak, Khawatir Ada Serangan Balasan dari Iran

Arif Budiwinarto
Pasukan marinir AS berjaga di Gedung Kedutaan di Baghdad, Irak. (foto: AFP)

Makin memanasnya ketegangan di Timur Tengah, terutama dengan Iran mendorong AS melakukan sejumlah langkah preventif, termasuk mengurangi staf dan karyawan di kedutaan sementara. 

"AS terus menyesuaikan kehadiran diplomatiknya di Keduataan dan Konsulat di seluruh dunia sejalan dengan misinya, lingkungan keamanan lokal, situasi kesehatan, dan bahkan libruan," kata pejabat Pertahanan AS yang tidak mau namanya disebutkan kepada Al-Arabiya, Jumat (4/12/2020). 

Pejabat itu tidak memberi perincian dari rencana penyesuaian kedubesnya di Irak. Akan tetapi, Washington memastikan komitmen kemitraan diplomatik yang kuat dengan Irak. 

"Duta Besar AS untuk Irak, Matthew Tueller, akan tetap di Irak. Kedutaan akan terus beroperasi," ujarnya. 

Ancaman serangan balasan dari Iran

Mengenai kekhawatiran akan serangan Iran terhadap pasukan atau kepentingan AS di Irak pasca-insiden terbunuhnya Fakhrizabed dan

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Tembak Kapal Tanker di Selat Hormuz, AS Akan Balas

57 tahun lalu

Gawat! Iran Ancam Tak Lanjutkan Negosiasi dengan AS

57 tahun lalu

Panas! Iran Tembak Kapal Tanker Qatar di Selat Hormuz

57 tahun lalu

Ketua MPR Ahmad Muzani: Saya Diutus Presiden Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal