AS Mulai Waswas Kirim Senjata ke Ukraina, Khawatir Konflik Meningkat

Anton Suhartono
Amerika Serikat tak akan memenuhi semua perimintaan senjata Ukraina karena khawatir konflik dengan Rusia akan meningkat (Foto: Marine Corps)

MOSKOW, iNews.id - Amerika Serikat (AS) menjadi penyokong utama Ukraina dalam perang melawan Rusia. Namun AS diyakini tak akan memenuhi semua kebutuhan senjata yang diminta Ukraina karena berbagai pertimbangan.

Seorang pejabat AS mengatakan kepada surat kabar Inggris, Financial Times, yang terbit Minggu (20/8/2023), AS tak bisa mengirim cukup rudal taktis ke Ukraina untuk mengubah keadaan di garis depan.

Pejabat yang tak disebutkan identitasnya itu mengatakan, AS tetap akan menahan diri meski Ukraina terus meminta pengiriman. Ukraina membutuhkan banyak senjata berat dan canggih dari Barat dalam rangka serangan balasan, memukul mundur pasukan Rusia di wilayah-wilayah yang direbut.

Disebutkan, AS enggan mengirim rudal jarak jauh canggih ke Ukraina karena kekhawatiran bisa meningkatkan konflik.

"Tahun depan, Washington tidak mungkin bisa memberikan senjata mematikan kepada Kiev dalam jumlah yang sama seperti saat ini," kata pejabat itu.

Juru Bicara Gedung Putih John Kirby sebelumnya mengatakan, tidak memiliki informasi baru terkait rencana pengiriman Sistem Rudal Taktis Angkatan Darat (ATACMS) ke Ukraina.

Ukraina melancarkan serangan pembalasan terhadap pasukan Rusia sejak awal Juni. Ukraina mendorong para sekutu Barat untuk meningkatkan bantuan militer dan keuangan. Berdasarkan perkiraan Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia yang disampaikan pada 4 Agustus, sekitar 43.000 tentara Ukraina tewas dan 4.900 unit peralatan militer, termasuk kiriman dari negara Barat, hancur selama serangan balasan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
17 jam lalu

Tel Aviv Porak Poranda Dihantam Rudal Iran

Nasional
1 hari lalu

58.873 Jemaah Umrah Indonesia Tertahan Imbas Perang AS-Israel vs Iran

Internet
1 hari lalu

Mengejutkan! Ini Alasan OpenAI Jalin Kerja Sama dengan Departemen Perang AS

Internasional
1 hari lalu

Isi Lengkap Perjanjian Kerja Sama OpenAI dengan Departemen Perang Amerika Serikat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal