AS Rilis 230.000 Dokumen Seputar Pembunuhan Aktivis Hak Sipil Martin Luther King

Anton Suhartono
Amerika Serikat (AS) merilis sekitar 230.000 halaman dokumen terkait pembunuhan aktivis hak-hak sipil Martin Luther King (Foto: AP)

MLK dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian pada 1964 atas kontribusinya terhadap gerakan perlawanan tanpa kekerasan melawan diskriminasi rasial di AS. 

Dia dianggap sebagai salah satu pemikir paling berpengaruh dan dihormati dalam sejarah AS. 

MLK dibunuh pada 1968 oleh James Earl Ray, seorang napi yang kabur.

Pemerintahan Trump pada Maret lalu juga merilis dokumen yang telah dideklasifikasi terkait pembunuhan mantan Presiden AS John F Kennedy dan saudaranya, Robert Kennedy.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Buletin
11 jam lalu

Sadis! Ini Kronologi Remaja 15 Tahun Bunuh Kakak Kandung dengan Palu di Kelapa Gading

Nasional
15 jam lalu

Hotman Ngadu ke DPR, Ungkap Kejanggalan Kasus Pembunuhan Mahasiswi di Lombok Utara

Internasional
16 jam lalu

Nah, Iran Gelar Latihan Perang Besar-besaran Libatkan Rudal dan Drone

Internasional
16 jam lalu

Potensi AS Serang Iran, Australia Minta Keluarga Diplomat Tinggalkan Israel dan Lebanon Segera

Internasional
16 jam lalu

Membelot, Mantan Pilot Jet Tempur F-35 AS Ditangkap karena Latih Pilot Militer China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal