AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium

Anton Suhartono
Donald Trump menegaskan perjanjian kerja sama nuklir sipil antara AS dan Arab Saudi tidak mengizinkan Riyadh melakukan pengayaan uranium sendiri (Foto: AP)

Trump juga memastikan kesepakatan itu akan diajukan ke Kongres AS. Namun, proses tersebut sepenuhnya bergantung pada keputusan Arab Saudi untuk bergabung dalam Perjanjian Abraham dan menormalisasi hubungan diplomatik dengan Israel.

Sebelumnya, Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan, dan Maroko telah lebih dulu menandatangani Perjanjian Abraham pada 2020 dan 2021 saat Trump menjalani masa jabatan presiden periode pertamanya.

Meski demikian, pemerintah Arab Saudi berulang kali menegaskan belum akan menormalisasi hubungan dengan Israel sebelum Palestina memperoleh kemerdekaan. Sikap tersebut menjadi tantangan utama bagi ambisi Washington untuk menghubungkan kerja sama nuklir sipil dengan perluasan Perjanjian Abraham di kawasan Timur Tengah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

AS Berlakukan Tarif Baru 10-12,5% untuk 60 Negara, termasuk Indonesia

9 jam lalu

AS-Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Ini yang Ditakutkan Israel

15 jam lalu

Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir

16 jam lalu

Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal