AS Sebut Penembakan oleh Tentara Saudi di Pangkalan AL Florida Aksi Terorisme

Anton Suhartono
Penembakan di pangkalan AL AS Florida leh tentara Saudi merupakan aksi terorisme (Foto: AFP)

"(Saudi) Menentukan bahwa materi ini menunjukkan perilaku tidak pantas seorang perwira di Angkatan Udara Kerajaan dan Angkatan Laut Kerajaan Saudi dan 21 personel telah diberhentikan dari pendidikan mereka," ujarnya.

Para personel itu kembali ke Saudi pada Senin malam waktu AS.

Alshamrani menembak mati tiga tentara AL AS dan melukai delapan lainnya di ruang kelas. Barr menggambarkan bahwa penembakan ini sudah direncanakan. Pelaku ditembak mati polisi Florida.

Dia pernah mengunggah pesan di media sosial pada 11 September 2019 yang menyebutkan bahwa hitung mundur telah dimulai serta ada beberapa pesan anti-AS dan anti-Israel.

Meski demikian, para siswa militer Saudi yang dipulangkan itu hanya sebagian kecil dari total yang mengikuti pendidikan di AS. Saat ini ada sekitar 850 tentara Saudi dari 5.000 personel militer asing yang menjalani pelatihan di AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Drama Pembajakan Pesawat Tujuan Israel, Saudi Larang Pesawat Militer Zionis Masuki Wilayahnya

2 hari lalu

Pilot-Kopilot Baku Hantam Diduga Pembajakan, Pesawat Rute Dubai-Tel Aviv Mendarat Darurat di Saudi

1 hari lalu

Indonesia Buka Peluang Investasi Energi Surya 100 GWp, Investor AS Dibidik

3 hari lalu

Iran Tunggu Jawaban AS soal Proposal Terbaru Pembukaan Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal