AS Selidiki Insiden Libatkan Helikopter Kepresidenan Dinaiki Trump di Bandara Washington

Anton Suhartono
Otoritas penerbangan AS FAA menyelidiki insiden melibatkan helikopter kepresidenan AS Marine One di Bandara Nasional Ronald Reagan (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Otoritas penerbangan federal Amerika Serikat FAA menyelidiki insiden melibatkan helikopter kepresidenan AS Marine One. Helikopter itu nyaris mengalami kecelakaan di dekat Bandara Nasional Ronald Reagan, Washington DC, Selasa (4/8/2026) sore waktu setempat.

Surat kabar The Wall Street Journal (WSJ) melaporkan, insiden terjadi setelah Marine One berangkat dari Gedung Putih.

Petugas kendali lalu lintas udara (TAC) belum menghentikan seluruh penerbangan komersial di Bandara Nasional Ronald Reagan, sebagaimana prosedur keselamatan operasional helikopter kepresidenan.

Beberapa sumber pejabat mengatakan kepada NYT, para pejabat FAA mendalami dugaan pelanggaran standar prosedur SOP, termasuk mengharuskan pesawat menjaga jarak setidaknya 3 km secara horizontal dan 170 meter secara vertikal.

Meski ada kelalaian prosedural, FAA memastikan helikopter kepresidenan dan pesawat komersial yang berangkat dari bandara tidak berdekatan serta tidak berada pada jalur penerbangan yang sama. Insiden itu tidak termasuk dalam kategori nyaris bertabrakan.

“Penerbangan Marine One dipiloti beberapa penerbang terbaik di dunia, dan Presiden sama sekali tidak berada dalam bahaya,” kata juru bicara Gedung Putih, Kush Desai, mengomentari insiden itu.

FAA memberlakukan batasan lebih ketat terhadap penerbangan helikopter dan pesawat di sekitar Bandara Nasional Ronald Reagan sejak tabrakan udara pada 29 Januari 2025. Saat itu helikopter Black Hawk Angkatan Darat AS bertabrakan dengan pesawat domestik American Airlines yang menewaskan 67 orang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Iran, Oman dan AS Dilaporkan Sepakat Buka Selat Hormuz

3 jam lalu

Menkeu AS Yakin Selat Hormuz Dibuka: Harga Minyak Akan Stabil Lagi

3 jam lalu

Trump Klaim Mampu Hancurkan Iran: Mereka Akan Butuh Bertahun-tahun untuk Pulih

9 jam lalu

Menkeu AS Klaim Iran Akan Buka Selat Hormuz Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal