AS Serang Iran Lagi, Bombardir Pulau di Selat Hormuz

Anton Suhartono
Ilustrasi militer AS menyerang dua peluncur rudal Iran di Pulau Larak, Minggu (30/8) malam waktu setempat (Foto: Eyeonpalestine/Instagram)

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan bahwa sejumlah kombatan dan warga sipil tewas serta terluka dalam serangan itu seraya bersumpah akan membalasnya. 

Kantor berita Iran, Tasnim, melaporkan informasi awal mengindikasikan serangan tersebut dilakukan menggunakan drone.

Rincian lebih lanjut mengenai dampak serangan itu belum tersedia saat berita ini diturunkan.

Presiden AS Donald Trump baru-baru ini mengatakan seluruh ranjau telah disingkirkan dari Selat Hormuz, serta memperingatkan "kebijakan tanpa toleransi" terhadap pemasangan ranjau baru. 

Dia mengatakan AS menggunakan teknologi "Space Force" (Pasukan Antariksa) untuk memantau wilayah tersebut dengan tingkat presisi sangat tinggi.

Sementara itu para pejabat Iran menegaskan tidak ada pihak lain selain militernya yang mengetahui lokasi ranjau-ranjau tersebut di jalur perairan strategis itu.

Belum dapat dipastikan apakah serangan terbaru ini merupakan operasi sekali jalan atau awal dari kampanye pengeboman baru yang berkelanjutan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Houthi Peringatkan AS Tak Terlibat dalam Konflik Lawan Saudi

3 hari lalu

Trump Sebut Akan Bertemu Kim Jong Un Bulan Depan

3 hari lalu

Presiden Pezeshkian Ngadu ke Putin, Kenapa Iran dan AS Tak Kunjung Berdamai

4 hari lalu

Cerita Bahlil Lobi Beli Minyak ke Negara Afrika: Untung Kulitnya Sama dengan Saya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal