AS Setujui Potensi Penjualan 40 Meriam Howitzer ke Taiwan, Nilainya Rp10,75 Triliun

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi hubungan AS dan Taiwan. (Foto: Ist.)

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Taiwan mengungkapkan terima kasih kepada Pemerintah AS. Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Kamis (5/8/2021) ini, kementerian itu menyatakan, penjualan alutsista itu akan membantu pasukan darat negara pulau itu meningkatkan kapasitas untuk reaksi cepat dan dukungan tembakan.

Kemhan Taiwan juga menyebut dukungan senjata AS yang berkelanjutan sebagai dasar untuk menjaga stabilitas regional (Asia Timur).

Seperti kebanyakan negara, Amerika Serikat sebenarnya tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Taiwan. Akan tetapi, Washington DC memiliki kewajiban hukum untuk menyediakan sarana mempertahankan diri bagi pulau yang diklaim China itu. AS juga menjadi pendukung internasional paling penting bagi Taiwan.

Meski telah disetujui oleh Deplu AS, pengumuman tersebut tak lantas menjadi bukti bahwa kontrak penjualan senjata itu telah ditandatangani atau bahwa negosiasi telah selesai. Pentagon mengatakan, BAE Systems Plc adalah kontraktor utama untuk penjualan senjata tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
11 jam lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

13 jam lalu

Iran Ungkap Alasan Bombardir Pangkalan AS di Arab Saudi, Tampung Pesawat Tanker

14 jam lalu

Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China

14 jam lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal