AS Siapkan Serangan Darat ke Iran, Perang Diperkirakan Beberapa Minggu

Anton Suhartono
Pentagon dilaporkan sedang mempersiapkan potensi operasi serangan darat ke Iran yang bisa berlangsung beberapa pekan (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) dilaporkan sedang mempersiapkan potensi operasi serangan darat ke Iran. Serangan darat diprediksi akan berlangsung selama beberapa pekan.

Militer AS mengerahkan ribuan pasukan Marinir, penerjun payung, serta personel reguler ke Timur Tengah, ditandai dengan tibanya kapal induk amfibi USS Tripoli.

Surat kabar The Washington Post, mengutip beberapa sumber pejabat keamanan AS, melaporkan rencana tersebut menandai “fase baru pertempuran” yang mungkin jauh lebih membahayakan bagi pasukan AS, ketimbang sebulan pertama. Diketahui, operasi AS ke Israel sejak 28 Februari mengandalkan serangan udara.

Namun beberapa sumber pejabat itu mengatakan, operasi serangan darat tidak akan sampai pada invasi skala penuh, meski bisa saja melibatkan pasukan elite hingga infanteri konvensional.

AS sedang menilai potensi perlawanan dari pihak Iran, termasuk ancaman serangan drone dan rudal, tembakan darat, serta ranjau darat.

Gedung Putih tidak menampik persiapan serangan darat AS yang dilakukam Pentagon karena mereka sebatas menjalankan tugas. Namun hal yang jelas, keputusan untuk mengerahkan pasukan darat atau tidak tetap berada di tangan Presiden Donald Trump.

“Tugas Pentagon adalah melakukan persiapan untuk memberikan Panglima Tertinggi pilihan maksimal. Ini bulkan berarti Presiden sudah membuat keputusan,” kata Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
9 jam lalu

Trump Habis Kesabaran, Menlu Iran: AS Tak Serius Negosiasi

Internasional
12 jam lalu

Uni Emirat Arab Bantah Serang Iran: Kami Negara Berdaulat!

Internasional
12 jam lalu

Peringatan Keras Iran kepada UEA: Israel Tak Akan Bisa Melindungi

Internasional
13 jam lalu

Trump Belum Lihat Indikasi AS dan China Bakal Perang gara-gara Taiwan

Internasional
13 jam lalu

Takut Disadap, Staf Presiden AS dan Jurnalis Buang Ponsel Usai Kunjungan di China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal