AS Tak Izinkan Presiden Mahmoud Abbas Hadiri Sidang Umum PBB, Ini Reaksi Palestina

Anton Suhartono
Palestina mengecam keras keputusan AS memperpanjang pembatasan visa terhadap pejabat Palestina, termasuk Presiden Mahmoud Abbas (Foto: AP)

TEPI BARAT, iNews.id - Palestina mengecam keras keputusan Amerika Serikat (AS) memperpanjang pembatasan visa terhadap pejabat Pemerintah Otoritas Palestina (PA), termasuk Presiden Mahmoud Abbas, serta anggota Organisasi Pembebasan Palestina (PLO). Mereka sedianya berangkat ke New York untuk menghadiri Sidang Umum PBB di Markas Besar PBB.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Palestina menyebut tindakan tersebut tidak beralasan dan merugikan upaya untuk membangun kembali kepercayaan dan memajukan solusi dua negara.

Pembatasan tersebut bertentangan dengan upaya untuk meningkatkan hubungan Palestina-AS serta menciptakan perdamaian dan stabilitas di kawasan.

PLO dan PA tetap berkomitmen pada perdamaian, legitimasi internasional, dan solusi dua negara berdasarkan perbatasan 4 Juni 1967 dengan Palestina dan Israel hidup berdampingan dalam keamanan dan perdamaian.

Kemlu Palestina juga menepis argumen AS bahwa upaya Palestina mengajukan gugatan ke PBB, Mahkamah Internasional (ICJ), dan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC), merusak perdamaian.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
21 jam lalu

Pemimpin Oposisi Israel: Upaya Netanyahu Batalkan Hasil Pemilu Gagal

23 jam lalu

Iran Masukkan Aset Keuangan AS dan Israel dalam Daftar Target, Perang Bisa Meluas

23 jam lalu

Pamer Senjata, Iran: Persediaan Rudal Kami Bertambah 1,5 Kali Lipat

23 jam lalu

Biaya Perang Iran Tembus Rp854 Triliun, Popularitas Trump Terancam Jelang Pemilu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal