AS Tak Terpengaruh Perang Timteng, Pasokan Minyak Aman meski Selat Hormuz Diblokade

Anton Suhartono
Donald Trump menegaskan negaranya tidak akan terdampak signifikan oleh konflik di Timur Tengah, meski Selat Hormuz diblokade (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan negaranya tidak akan terdampak signifikan oleh konflik di Timur Tengah, meski Selat Hormuz diblokade. Trump menyebut pasokan energi dalam negeri AS sangat melimpah sehingga tidak bergantung pada jalur minyak global tersebut.

“Kita memiliki begitu banyak minyak. Negara kita tidak terpengaruh oleh ini (perang). Kita memiliki lebih banyak, kita memiliki dua kali lipat jumlah minyak dibandingkan Arab Saudi atau Rusia, dan segera akan menjadi tiga kali lipat jumlahnya,” kata Trump, dikutip dari CNN, Minggu (29/3/2026).

Dia juga menegaskan AS tidak membutuhkan Selat Hormuz untuk menjamin pasokan energinya. Pernyataan ini memperkuat sikap Washington yang berusaha meminimalkan dampak konflik terhadap sektor energi dalam negeri, di tengah kekhawatiran global atas gangguan distribusi minyak.

Situasi di Selat Hormuz memicu kekhawatiran dunia karena jalur ini mengalirkan sekitar 20 persen pasokan minyak global. Bahkan, gangguan berkepanjangan berpotensi memangkas pasokan hingga 13-14 juta barel per hari dan mengguncang pasar energi dunia. 

Meski demikian, AS dinilai berada pada posisi relatif aman karena merupakan salah satu produsen minyak terbesar di dunia. Bahkan, pejabat energi AS sebelumnya menyebut dampak blokade lebih bersifat “gangguan jangka pendek”, sementara tekanan terbesar justru dirasakan negara-negara yang bergantung pada impor minyak dari kawasan Teluk.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Iran Siapkan 1 Juta Pasukan Hadapi Perang Darat Lawan AS

Internasional
2 jam lalu

Kapal Induk Amfibi AS Bawa Ribuan Marinir Tiba di Timur Tengah, Segera Serbu Iran?

Internasional
5 jam lalu

Intelijen Turki Endus Upaya Licik Israel Gagalkan Negosiasi Damai AS-Iran

Mobil
8 jam lalu

VW Berencana Ubah Pabrik Mobil di Jerman Jadi Tempat Produksi Peralatan Militer Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal