AS Tuding China dan Rusia Sesatkan Informasi soal Corona untuk Pecah Belah Barat

Ahmad Islamy Jamil
Kepala Divisi Keamanan Nasional Departemen Kehakiman AS, John Demers. (Foto: AFP)

“Apakah kami mulai melihat di media sosial beberapa disinformasi China tentang virus corona? Jawabannya adalah ya. Siapa yang melakukannya dan dari mana asalnya, kita akan melihat seperti apa hasilnya nanti dan seberapa jauh upaya ini terorganisasi,” ucap Demers.

Menurut dia, mungkin tidak semua informasi yang disebarkan dalam kampanye Rusia-China itu salah. Akan tetapi, operasi oleh dua negara itu bisa jadi menggabungkan informasi yang benar dengan beberapa penggambaran palsu atau berlebihan.

“Sebagai contoh, pejabat Departemen Luar Negeri China menyebut virus (corona) itu berasal dari laboratorium militer AS adalah informasi yang salah. Tetapi itu bukan sesuatu yang akan kami proses secara (hukum) kriminal,” kata Demers.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
7 jam lalu

Drone Rusia Hantam Peron Stasiun Kereta Ukraina, 13 Orang Tewas

12 jam lalu

Hari Pertama Bertempur, WNI Tentara Bayaran Rusia Tewas di Ukraina

13 jam lalu

Kabur ke AS Setelah Kalah Pilpres, Flavio Bolsonaro Deklarasi Pemimpin Brasil yang Baru

14 jam lalu

Kylian Mbappe Minta Maaf Sebut Mao Zedong Diktator, Ini Komentar China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal