AS Tuding China dan Rusia Sesatkan Informasi soal Corona untuk Pecah Belah Barat

Ahmad Islamy Jamil
Kepala Divisi Keamanan Nasional Departemen Kehakiman AS, John Demers. (Foto: AFP)

“Apakah kami mulai melihat di media sosial beberapa disinformasi China tentang virus corona? Jawabannya adalah ya. Siapa yang melakukannya dan dari mana asalnya, kita akan melihat seperti apa hasilnya nanti dan seberapa jauh upaya ini terorganisasi,” ucap Demers.

Menurut dia, mungkin tidak semua informasi yang disebarkan dalam kampanye Rusia-China itu salah. Akan tetapi, operasi oleh dua negara itu bisa jadi menggabungkan informasi yang benar dengan beberapa penggambaran palsu atau berlebihan.

“Sebagai contoh, pejabat Departemen Luar Negeri China menyebut virus (corona) itu berasal dari laboratorium militer AS adalah informasi yang salah. Tetapi itu bukan sesuatu yang akan kami proses secara (hukum) kriminal,” kata Demers.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
7 jam lalu

Bahlil Pastikan Perusahaan Raksasa Rusia bakal Bangun Pabrik Alumina di Kalimantan

8 jam lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.611 per Dolar AS

8 jam lalu

Virus Baru ALTNV Mematikan? Ini Jawabannya!

11 jam lalu

Warga AS Makin Tercekik! Harga Solar Tembus 6 Dolar per Galon, Tertinggi dalam Sejarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal