AS Tuduh Rusia dan Iran Ingin Kacaukan Pilpres AS dengan Mengintimidasi Pemilih

Anton Suhartono
John Ratcliffe (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) menuduh Rusia dan Iran berusasha memengaruhi opini publik menjelang Pilpres AS pada 3 November mendatang melalui dunia maya.

Direktur Intelijen Nasional John Ratcliffe mengatakan Iran mengirim email palsu kepada warga yang masuk dalam daftar pemilih tetap untuk mengintimidasi mereka.

Bukan hanya itu, kata Ratcliffe, Iran berupaya menghasut kerusuhan sosial serta merusak citra Presiden Donald Trump.

Iran juga mengirim video berisi pesan bahwa pemilih boleh mengirimkan surat suara palsu, termasuk dari luar AS.

"(Rusia dan Iran berusaha) menyampaikan informasi palsu kepada pemilih terdaftar untuk menciptakan kebingungan, menabur kekacauan, serta merusak kepercayaan kepada demokrasi AS," kata Ratcliffe, dikutip dari AFP, Kamis (22/10/2020).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Iran Peringatkan Dampak Perang Ekonomi AS: Negara Teluk Kena Getahnya

7 jam lalu

Perang AS-Iran Merembet ke Energi, Teheran Ancam Lumpuhkan Fasilitas Minyak AS

7 jam lalu

Trump Klaim Sebagian Besar Amerika Utara termasuk Kanada dan Meksiko bagian dari AS

11 jam lalu

3 Kapal Tankernya Dibom AS, Begini Peringatan Keras Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal