AS Waspada! Personel Militer dan Warganya di Timur Tengah dalam Target Iran

Anton Suhartono
Direktur Intelijen Nasional Jay Clayton memperingatkan potensi meningkatnya serangan terhadap personel militer maupun warga AS di luar negeri oleh Iran (Foto: Saudi Gazette)

“Upaya serangan mematikan oleh Iran terhadap warga AS telah mencapai tahap lanjut, baik di Timur Tengah maupun beberapa negara lain,” tulisnya, lagi.

Direktur CIA John Ratcliffe dilaporkan juga menerima memo tersebut.

Departemen Luar Negeri (Deplu) AS pada 21 Oktober memerintahkan pegawai pemerintah non-darurat serta anggota keluarga mereka untuk meninggalkan kantor misi diplomatik di Arab Saudi. Deplu juga berencana menarik anggota keluarga sejumlah misi lain di Timur Tengah.

Deplu AS pada Sabtu (24/10/2026), memperbarui peringatan perjalanan terhadap warganya ke belasan negara di Teluk dan Timur Tengah, termasuk Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Irak, dan Israel, dengan alasan meningkatnya ancaman dari Houthi yang bersekutu dengan Iran.

“Ancaman serangan Houthi dan rencana teror Iran yang menargetkan pejabat AS memengaruhi keputusan kami tentang penyesuaian staf untuk kedutaan yang berstatus Operasi Terbatas (Restricted Operations/RO) di wilayah tersebut,” kata seorang sumber pejabat AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Netanyahu: Amerika Sudah Berubah

9 jam lalu

Netanyahu Blak-blakan: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel

1 hari lalu

Harga Minyak Dunia Makin Mendidih, Brent Sentuh Level Tertinggi dalam 6 Bulan

1 hari lalu

Panglima Angkatan Darat Iran Perintahkan Tentara Siaga Tinggi, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal