Tim melakukan ekskavasi dengan kedalaman 60 sampai 70 sentimeter dan menemukan 11 telur lain yang masing-masing panjangnya 9 sentimeter.
Para ahli palaentologi dari museum mengatakan, dari hasil pemeriksaan, fosil telur tersebut berasal dari periode Cretaceous dengan usia 66 juta tahun.
Penemuan fosil telur dinosaurus bukan hal baru di Kota Heyuan. Sejauh ini ada 10.000 lebih fosil telur yang ditemukan di seluruh bagian kota. Jumlah itu merupakan sepertiga dari total temuan telur hewan purba itu di seluruh dunia.