Atlet HYROX Australia yang Viral BAB saat Lomba Akhirnya Minta Maaf, Mundur sebagai Pemenang

Maria Christina Malau
Atlet HYROX Australia, Joanna Wietrzyk, meminta maaf atas insiden dirinya yang tetap mengikuti lomba meski BAB tanpa disengaja saat kompetisi di Beijing. (Foto: Instagram/Joanna Wietrzyk)

Dalam kategori elite HYROX, atlet mengumpulkan poin berdasarkan posisi finis dan catatan waktu. Poin tersebut digunakan dalam sistem peringkat nasional dan global.

HYROX merupakan kompetisi kebugaran yang populer dan pertama kali diluncurkan di Jerman pada 2017. Perlombaan ini memadukan lari dengan sejumlah tantangan fisik, antara lain berjalan menerjang sambil membawa karung pasir, burpee, mendorong kereta luncur, serta mendayung menggunakan peralatan yang digunakan bersama peserta lain.

HYROX Ubah Aturan setelah Kontroversi

Kontroversi ini juga membuat HYROX mendapat sorotan terkait penanganan kesehatan dan keselamatan peserta. Penyelenggara kemudian meminta maaf karena tidak segera mengambil tindakan saat insiden terjadi.

Salah satu pendiri HYROX, Moritz Furste, sebelumnya mengunggah permintaan maaf di Instagram kepada semua pihak yang terlibat. Ia mengakui pihak penyelenggara melakukan kesalahan fatal karena tidak segera mengambil tindakan saat lomba.

"HYROX melakukan kesalahan karena tidak segera bertindak selama perlombaan. Pada akhirnya, menjadi tugas saya untuk mengantisipasi kemungkinan insiden seperti ini, dan saya tidak melakukannya," kata Furste melalui akun Instagram pribadinya.

Dia mengatakan, HYROX sedang menyusun prosedur dan aturan baru untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi. Aturan baru itu menyebutkan, apabila darah, muntah, urine, atau feses dari seorang peserta menimbulkan risiko terhadap kesehatan peserta tersebut maupun peserta lainnya, direktur perlombaan dapat menghentikan peserta dari perlombaan atas dasar medis.

Sebelumnya, peserta dapat dikenakan penalti apabila membuang sampah, meludah, atau membersihkan lubang hidung di lintasan. Sejumlah pengguna media sosial menilai aturan tersebut tidak konsisten karena tindakan yang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan justru tidak langsung membuat peserta dihentikan dari perlombaan, seperti insiden Joanna Wietrzyk.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
11 hari lalu

Viral Atlet BAB saat Lomba HYROX tapi Tetap Juara, Co-Founder Akhirnya Akui Salah dan Minta Maaf

30 hari lalu

Empat Perempuan Indonesia Taklukkan Tantangan Kebugaran Ekstrem HYROX Bangkok

1 bulan lalu

Pelatih Fitness Meninggal Tiba-Tiba saat Ikut Kompetisi Hyrox di Thailand

2 bulan lalu

Cinta Laura Bongkar Pola Hidup Sehat demi Series Terbaru, Bawa Bekal Sendiri dan Hyrox!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal