Australia Akhirnya Akui Vaksin Sinovac

Ahmad Islamy Jamil
Vaksin Covid buatan Sinovac. (Foto: Ist.)

Otoritas di sejumlah negara Eropa menyatakan, mereka akan memberikan izin masuk kepada orang-orang yang telah menerima vaksin Sinovac. Amerika Serikat juga menunjukkan gelagat yang sama ketika mengumumkan rencana untuk membuka pintu masuk bagi sebagian besar orang asing yang telah divaksinasi, minggu lalu.

Pengumuman TGA hari ini bisa menjadi angin segar bagi ribuan pelajar asing (terutama dari China) yang telah dikucilkan dari Australia selama pandemi Covid berlangsung.

Vaksin yang dibuat oleh Sinovac dan Sinopharm termasuk yang paling banyak digunakan di China. Kedua vaksin tersebut memiliki tingkat kemanjuran antara 50 persen hingga 80 persen dalam mencegah gejala Covid-19, atau lebih rendah daripada vaksin berbasis mRNA yang dikembangkan oleh Amerika Serikat.

Sinovac juga menjadi salah satu vaksin corona yang paling banyak digunakan secara global, mulai dari Indonesia, Brasil, hingga Turki.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ganas! Gelombang Panas Lebih Dahsyat Akan Terjang Eropa, Suhu Capai 43 Derajat Celsius 

57 tahun lalu

Keren! China Bikin Satelit Tangani Gempa hingga Banjir

57 tahun lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

57 tahun lalu

Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal