Australia Akhirnya Larang Pendakian ke Puncak Bukit Uluru

Nathania Riris Michico
Bukit Uluru, yang dulu dikenal dengan nama Ayers Rock, dekat Yulara, Northern Territory, Australia tengah. (foto: REUTERS).

SYDNEY, iNews.id - Pendakian ke puncak bukit Uluru yang terdapat di tengah benua Australia akhirnya dilarang secara permanen. Penduduk asli Australia sejak lama meminta kepada wisatawan supaya jangan mendaki bukit batu berwarna merah yang tingginya 348 meter itu, karena bukit itu dianggap suci.

Namun penutupan kawasan itu untuk pendakian tidak diterima semua orang.

Ribuan orang berkunjung ke Taman Nasional Uluru dalam beberapa pekan terakhir untuk mendaki bukit batu merah itu terakhir kalinya. Pendakian itu ditutup sejak Jumat (25/10/2019) atas permintaan para pemimpin suku asli Australia, yang percaya bahwa bukit itu punya nilai spiritual dan kebudayaan yang sangat besar.

Menurut mereka, bukit itu dianggap suci dan punya kekuatan spiritual yang tidak ada di tempat lain.

Donald Fraser, pemimpin suku Aborigin, senang bahwa kegiatan pendakian itu sudah dihentikan.

"Beban moril yang kami rasakan selama ini telah hilang, dan itu bisa saya rasakan. Kini bukit itu bisa beristirahat dan menyembuhkan luka-luka yang dideritanya selama ini," ujarnya, seperti dilaporkan Associated Press, Senin (28/10/2019).

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
13 hari lalu

PM Australia Albanese Diusir Jemaah saat Hadiri Salat Idul Fitri di Masjid Sydney

Nasional
21 hari lalu

Prabowo Bertemu Wakil PM Australia Richard Marles, Pertemuan 2 Sahabat Lama

Internasional
1 bulan lalu

Potensi AS Serang Iran, Australia Minta Keluarga Diplomat Tinggalkan Israel dan Lebanon Segera

Nasional
1 bulan lalu

Kemenkes Terima Laporan WNA Australia Kena Campak usai Perjalanan dari Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal