Australia Beli Ratusan Rudal Jelajah Tomahawk dari AS, untuk Hadapi China?

Ahmad Islamy Jamil
Penampakan rudal jelajah Tomahawk yang ditembakkan dari sebuah kapal perang AS di tengah laut. (Foto: Reuters)

Sebelumnya, Australia menyatakan bahwa saat ini ada kebutuhan untuk meningkatkan kekuatan pertahanannya. Sebab, China sedang melakukan pembangunan militer terbesar di Asia Pasifik sejak akhir Perang Dunia Kedua.

Awal tahun ini, Australia setuju untuk bekerja sama dengan Amerika Serikat dan Inggris untuk mengembangkan armada kapal selam bertenaga nuklir.

Selain Tomahawk, Australia juga akan menghabiskan sekitar Rp4,2 triliun untuk membeli lebih dari 60 rudal antiradiasi canggih dari AS. Australia juga akan membelanjakan uang sebesar Rp490 miliar demi mendapatkan peluru kendali antitank jarak jauh untuk kendaraan pengintai tempur Boxer Angkatan Darat Australia.

Beberapa hari lalu, Washington DC juga menyetujui kemungkinan penjualan Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) M142 ke Australia seharga 975 juta dolar AS.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Indonesia Buka Peluang Investasi Energi Surya 100 GWp, Investor AS Dibidik

3 hari lalu

Iran Tunggu Jawaban AS soal Proposal Terbaru Pembukaan Selat Hormuz

3 hari lalu

Ancaman Keras Iran: Jika Kami Tak Bisa Jual Minyak, Negara Lain Juga

3 hari lalu

California Resmi Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha Hari Libur Negara Bagian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal