Australia Desak Militer Myanmar Bebaskan Ekonom Penasihat Aung San Suu Kyi

Umaya Khusniah
Profesor ekonomi, Sean Turnell ditahan oleh junta Myanmar selama setahun terakhir. (Foto: Reuters)

"Konsisten dengan standar dasar keadilan dan transparansi, kami berharap Profesor Turnell memiliki akses tanpa hambatan ke pengacaranya, dan pejabat Australia dapat mengamati proses pengadilannya," kata Payne.

Prof Turnell sedang dalam wawancara telepon dengan BBC ketika dia ditahan setelah kudeta.

"Saya baru saja ditahan saat ini, dan mungkin didakwa dengan sesuatu. Saya tidak tahu apa itu; bisa apa saja, tentu saja," kata Prof Turnell kepada penyiar saat itu.

Bulan lalu, koalisi organisasi non-pemerintah, termasuk Human Rights Watch dan Dewan Pengungsi Australia, meminta pemerintah Australia untuk menjatuhkan sanksi yang ditargetkan kepada para pemimpin militer Myanmar. 

Kudeta di Myanmar telah memicu protes massal dan tindakan keras militer berdarah. Lebih dari 1.500 warga sipil tewas dan hampir 12.000 lainnya ditangkap pada 4 Februari.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
5 jam lalu

Atlet HYROX Australia yang Viral BAB saat Lomba Akhirnya Minta Maaf, Mundur sebagai Pemenang

1 hari lalu

Prabowo Sebut Efek Kopdes Merah Putih Baru Terasa di 2027, Ini Alasannya

2 hari lalu

Australia bakal Larang Mahasiswa Internasional Bawa Keluarga

9 hari lalu

Prabowo: Semua Pakar Sebut RI jadi Negara ke-4 Ekonomi Terbesar di Dunia 2050

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal