Australia Jadi Salah Satu Wilayah Terpanas dan Terkering di 2019

Nathania Riris Michico
Kebakaran semak di Australia di awal 2020 terjadi di beberapa negara bagian. (FOTO: NSW Fire and Rescue Oberon)

"Australia sudah mengalami tahun paling panas dan paling kering dalam sejarah pada 2019, membuat terjadinya kebakaran semak yang sudah memakan korban begitu banyak orang, properti, satwa liar, ekosistem dan lingkungan."

Para ilmuwan mengatakan perubahan iklim menyebabkan cuaca sangat buruk seperti gelombang panas di Eropa pada 2019, serta badai topan yang pernah menghantam Kepulauan Bahamas di Karibia dan menewaskan sedikitnya 50.

Dalam kesepakatan yang dicapai di Paris pada 2015, dunia setuju mengurangi penggunaan bahan bakar fosil, sehingga pemanasan global tidak melebihi 1.5 derajat Celcius di atas tingkat pra-industri.

Di atas angka tersebut, pemanasan global akan menyebabkan terumbu karang di dunia musnah dan juga melelehnya lapisan es di Kutub Utara.

Namun WMO menyebut, bila dunia tidak melakukan apa pun, maka suhu dunia bisa naik antara 3 sampai 5 derajat Celcius.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
16 hari lalu

Atlet HYROX Australia yang Viral BAB saat Lomba Akhirnya Minta Maaf, Mundur sebagai Pemenang

18 hari lalu

Australia bakal Larang Mahasiswa Internasional Bawa Keluarga

30 hari lalu

Indra Bekti Tunda Rencana Pindah ke Australia, Ini Alasannya

1 bulan lalu

Roy Suryo Soroti Surat Keterangan Pendidikan Gibran di Australia, Ini Temuannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal