Australia Pertimbangkan Beri Suaka Remaja Saudi yang Kabur dari Rumah

Anton Suhartono
Rahaf Mohammed Al Qonun (2 dari kiri) bersama perwakilan UNHCR dan kepala imigrasi Thailand (Foto: AFP)

Sementara itu dalam siaran pers, Pemerintah Arab Saudi menegaskan tak mendesak atau menuntut Rahaf dideportasi. Kasus ini murni masalah keluarga dan negara tak ikut campur. Namun kedutaan memberikan perhatian dan memantau perkembangannya.

Dalam penjelasan terpisah melalui Twitter, kedutaan Saudi juga membantah mengirim pejabat ke Bandara Suvarnabhumi untuk bertemu Rahaf lalu menyita pasportnya.

Disebutkan pula, kedutaan Saudi telah berkomunikasi dengan ayah Rahaf yang juga seorang pejabat senior pemerintah daerah untuk memberi tahu tentang perkembangan kasus ini.

Kepala Imigrasi Thailand Surachate Hakparn mengatakan, ayah dan saudara lelaki Rahaf tiba di Thailand hari ini. Dia juga akan berbicara dengan perwakilan UNHCR untuk mempertemukan Rahaf dengan ayahnya.

"Rahaf bukan kasus suaka politik. Ini sama sekali bukan politis," ujarnya.

Soal hasil pertemuan dengan kedutaan Saudi di Bangkok, Surachate menegaskan, mereka sepakat bahwa keselamatan Rahaf harus diprioritaskan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
19 jam lalu

RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer

Nasional
20 jam lalu

Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia

Nasional
22 jam lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Nasional
23 jam lalu

Prabowo dan Albanese Teken Traktat Keamanan Bersama Indonesia-Australia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal