Awas! Rumah Sakit Jadi Sasaran Kejahatan Siber di Tengah Pandemi Covid

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi serangan siber. (Foto: Ist.)

WASHINGTON DC, iNews.id – Otoritas keamanan AS memperingatkan tentang ancaman kejahatan siber (dunia maya) yang bakal terjadi terhadap rumah sakit-rumah sakit dan penyedia layanan kesehatan di tengah pandemi Covid. Lembaga itu pun mendesak semua fasilitas medis untuk meningkatkan perlindungan mereka.

Peringatan yang dikeluarkan oleh FBI dan dua badan pemerintah lainnya di AS mengungkapkan, mereka memiliki “informasi yang dapat dipercaya” bahwa para peretas menargetkan sektor perawatan kesehatan menggunakan malware. “(Serangan itu) sering kali mengarah ke serangan ransomware, pencurian data, dan gangguan layanan kesehatan,” ungkap biro inteleijen itu, dikutip AFP, Kamis (29/10/2020).

Ancaman siber tersebut muncul ketika rumah sakit-rumah sakit di AS sedang bergulat dengan meningkatnya jumlah kasus virus corona—yang sejauh ini telah menewaskan lebih dari 226.000 orang di negara itu. Ransomware adalah jenis perangkat lunak berbahaya yang digunakan oleh penjahat dunia maya untuk mengenkripsi file pengguna dengan maksud meminta uang tebusan kepada korban.

Institusi perawatan kesehatan telah sering menjadi korban ransomware selama beberapa tahun di AS dan secara global. Bulan lalu, serangan ransomware yang diduga mengganggu perawatan pasien di serangkaian besar rumah sakit dan klinik yang beroperasi di Amerika Serikat dan Inggris.

Pada 2017, sistem perawatan kesehatan nasional Inggris menjadi salah satu korban dalam gelombang serangan ransomware global. Agen-agen intelijen telah mendesak penyedia layanan kesehatan AS untuk mengambil tindakan pencegahan secara tepat waktu dan wajar untuk melindungi jaringan mereka.

FBI dan lembaga keamanan lainnya juga mendorong para penyedia layanan kesehatan segera menutup celah sistem operasi, perangkat lunak, dan firmware mereka sesegera mungkin, dan untuk melakukan pemindaian antivirus dan anti-malware secara teratur. Badan intelijen itu juga merekomendasikan para pengguna untuk mengubah kata sandi secara teratur dan menggunakan otentikasi multifaktor.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
11 jam lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.722 per Dolar AS

12 jam lalu

Panas Lagi! Iran Tembak Jatuh Drone MQ-9 Reaper AS di Selat Hormuz

14 jam lalu

Setelah Yordania, Rudal Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Uni Emirat Arab

17 jam lalu

Trump Posting Video AI AS Ngebom Pulau Kharg Iran: Hancur Berkeping-keping!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal