Ayah di Maroko Memohon kepada Putin agar Selamatkan Putranya dari Hukuman Mati karena Bela Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Rusia Vladimir Putin dinilai bisa melakukan campur tangan untuk menyelamatkan pria Maroko yang divonis hukuman mati karena ikut berperang melawan Rusia di Donetsk, Ukraina, beberapa waktu lalu. (Foto: Reuters)

Dia juga mengimbau kepada Pemerintah Maroko agar turut bertindak untuk menangani kasus ini.

Taher adalah seorang pensiunan penyelidik di Kepolisian Militer (Gendermeri) Maroko. Menurut dia, pihak berwenang Maroko sampai sejauh ini belum melakukan kontak dengan putranya.

Dia juga tidak mengetahui apakah Rabat telah menghubungi Moskow ataupun pihak berwenang di Donetsk.

Pada 13 Juni lalu, Pemerintah Maroko menyatakan, Saadoun ditangkap saat mengenakan seragam militer negara Ukraina, yakni sebagai anggota unit Angkatan Laut Ukraina.

Dikatakan pula bahwa pemuda itu dipenjara oleh “entitas yang tidak diakui oleh PBB maupun Maroko”. Namun, tak ada lagi komentar lebih lanjut dari Rabat sejak saat itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
3 hari lalu

Rusia Jatuhkan 9 Bom ke Bangunan Sekolah di Ukraina, 33 Orang Tewas 50 Hilang

4 hari lalu

Kasus WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, Korbannya Warga Sipil hingga Eks TNI-Polri

4 hari lalu

Polri Bongkar TPPO Modus Rekrut WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia, 58 Orang Jadi Korban

4 hari lalu

Imigrasi Denpasar Tangkap 3 WNA Terlibat Prostitusi, Tarif hingga Rp13,7 Juta

6 hari lalu

AS Ngotot Undang Putin ke KTT G20 meski Ditolak Negara-Negara Eropa, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal