Badai Pasir, Beijing Diselimuti Debu Gurun Mongolia

Anton Suhartono
Badai pasir menerjang Beijing (Foto: Reuters)

BEIJING, iNews.id - Kota Beijing, China, diselimuti debu coklat tebal, Senin (15/3/2021) pagi, yang dibawa angin kencang dari Mongolia.

Badan Meteorologi China mengumumkan status kuning dengan menyatakan, badai pasir telah menyebar dari Mongolia ke Provinsi Gansu, Shanxi, dan Hebei, di sekitar Beijing, seperti dikutip dari Reuters.

Indeks kualitas udara Beijing mencapai level maksimum 500 pada Senin pagi dengan partikel mengambang yang dikenal sebagai PM10 mencapai 2.000 mikrogram per meter kubik, tercatat di beberapa distrik.

Sementara hasil penghitungan PM2,5, partikel lebih kecil yang bisa menyusup ke paru-paru, juga jauh di atas ambang batas kesehatan yakni mendekati 300 mikrogram per meter kubik. Padahal standar di China hanya 35 mg per meter kubik.

Beijing biasa menghadapi badai pasir pada Maret dan April karena posisinya dekat dengan gurun Gobi serta gundulnya hutan di utara China.

Beijing dan wilayah sekitarnya juga menderita akibat polusi udara relatif tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Kota itu juga diselimuti kabut asap saat sidang pembukaan parlemen pada 5 Maret lalu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
11 jam lalu

China Tiba-Tiba Tutup Wilayah Udara Lepas Pantai 40 Hari, Latihan Serang Taiwan?

Mobil
1 hari lalu

Tak Punya Peluang Kejar Mobil China, Honda Kembali ke Strategi Lama

Nasional
6 hari lalu

Batal ke Eropa, Wisatawan RI Geser Liburan ke China dan Jepang imbas Konflik di Timur Tengah

Nasional
11 hari lalu

Prabowo dan Menteri Keamanan China Bahas Peningkatan Kerja Sama Strategis Lewat BIN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal